Penulis: Anikmah Husna, 24 Desember
2014
Pendidikan yang efektif adalah suatu pendidikan yang memungkinkan
peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah, menyenangkan dan dapat tercapai
tujuan sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian, pendidik dituntut untuk
dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran agar pembelajaran tersebut dapat
berguna. Efektifitas pendidikan di Indonesia sangat rendah. Setelah
praktisi pendidikan melakukan penelitian dan survey ke lapangan, salah satu
penyebabnya adalah tidak adanya tujuan pendidikan yang jelas sebelum kegiatan
pembelajaran dilaksanakan. Hal ini menyebabkan peserta didik dan pendidik tidak
tahu tujuan apa yang akan dihasilkan sehingga tidak mempunyai gambaran yang
jelas dalam proses pendidikan. Jelas hal ini merupakan masalah terpenting jika
kita menginginkan efektifitas pengajaran. Bagaimana mungkin tujuan akan
tercapai jika kita tidak tahu apa tujuan kita. Selama ini, banyak pendapat
beranggapan bahwa pendidikan formal dinilai hanya menjadi formalitas saja untuk
membentuk sumber daya manusia Indonesia. Tidak perduli bagaimana hasil
pembelajaran formal tersebut, yang terpenting adalah telah melaksanakan
pendidikan di jenjang yang tinggi dan dapat dianggap hebat oleh masyarakat.
Anggapan seperti itu jugalah yang menyebabkan efektifitas pengajaran di
Indonesia sangat rendah.
Setiap orang mempunyai kelebihan dibidangnya masing-masing
dan diharapkan dapat mengambil pendidikaan sesuai bakat dan minatnya bukan
hanya untuk dianggap hebat oleh orang lain. Dalam pendidikan di sekolah
menegah misalnya, seseorang yang mempunyai kelebihan dibidang sosial dan dipaksa
mengikuti program studi IPA akan menghasilkan efektifitas pengajaran yang lebih
rendah jika dibandingkan peserta didik yang mengikuti program studi yang sesuai
dengan bakat dan minatnya. Hal-hal sepeti itulah yang banyak terjadi di
Indonesia. Dan sayangnya masalah gengsi tidak kalah pentingnya dalam
menyebabkan rendahnya efektifitas pendidikan di Indonesia.
Maka, dalam proses belajar-mengajar diharapkan guru dan
siswa memahai setiap tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Terlebih bagi
seorang guru, karena gurulah yang akan menjadi panutan siwa-siswanya.
Pendidikan yang efektif akan membuat pembelajaran dalam kelas menjadi
menyenangkan dan proses belajar-mengajar mencapai tujuannya.
Sumber: https://www.kompasiana.com/anikmah/54f3873b7455137a2b6c7a02/efektifitas-pendidikan-di-indonesia
B. Rangkuman
Pendidikan yang efektif adalah pendidikan yang dapat memudah
peserta didik belajar dengan mudah, menyenangkan dan dapat mencapai tujuan yang
diharapkan. Efektifitas pendidikan di Indonesia sangat rendah, Selama ini,
banyak pendapat beranggapan bahwa pendidikan formal dinilai hanya menjadi
formalitas saja untuk membentuk sumber daya manusia Indonesia.
Pendidikan akan sangat efektif jika peserta didik dapat
menvapa tujuan pendidikan tanpa adanya penolakan dan masalah selama proses
pembelajarany, setiap orang mempunyai kelebihanya masing-masing maka dari itu
seharusnya orang tua tidak memaksakan kehendaknya kepada anak untuk bersekolah
sesuai keinginan orang tua hal tersebut akan membuat siswa ini merasa tidak
nyaman dalam belajar dan juga akan mengganggu keefektifan pendidikan.
C. Kategori
Berdasarkan pada masalah yang
dibahas dalam artikel di atas menurut saya artikel tersebut dikategorikan
sebagai keefektifan pendidikan dikarena keefektifan pendidikan ialah pendidikan
yang dapat memudahkan peserta didik memahami materi pembelajaran sehingga
peserta didik merasa nyaman dalam pembelajaran tanpa mengganggu tujuan
pendidikan yaitu mencerdaskan.
Dalam artikel tersebut disebutkan
masalah yaitu seorang siswa SMA yang pintar akan dimasukan ke kelas IPA karena
kepintaranya tetapi siswa tersebut kurang nyaman dengan kelas IPA karena ia
memang kurang berminat pada kelas IPA jika siswa tersebut tetap dimasukan di
kelas IPA itu akan mengganggu kenyamananya sehingga semangat belajarnya akan
menurun karena ia tidak mengingkan kelas IPA dia menginginkan kelas IPS, hal
tersebut termasuk dalam keefektifan
pendidikan
D. Komentar
Menurut saya hal tersebut memang
benar, dikarenakan jika melakukan sesuatu atas dasar suka atau minat, apa yang
kita lakukan akan dilakukan dengan maksimal dan sungguh sungguh, seperti
permasalahan di atas disebutkan bahwa salah memilih jurusan akan dapat
mempengaruhi keefektifan pendidikan karena jika kita tidak suka jurusan
tersebut kita akan cenderung bermalas-malasan untuk belajar karena memang bukan
minat kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar